Singal Khas Warisan Kesultanan Bulungan Beranjak Eksis di Level Nasional

TANJUNG SELOR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara, tidak hanya memotori kegiatan para atlet yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua beberapa waktu lalu, namun juga sukses memperkenalkan Singal Bulungan dan Batik Bultiya diajang pembukaan pekan olehraha bergengsi tanah air itu.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 140 orang kontingen asal Kaltara, mengenakan Singal Bulungan dan Batik Bultiya, saat upacara pembukaan digelar.

“Benar jauh sebelum keberangkatan ke Papua kita ada memesan Singal khas Bulungan 140 pcs dan baju Batik motif Bultiya (Bulungan, Tidung dan Dayak, ” kata Ketua Koni Kaltara HM Nasir SE, Ketua KONI Kaltara, Selasa 19/10/2021.

Untuk kain Singal nya, lanjut dia, pihaknya membeli di Jogjakarta, namun untuk pembuatan Singal tetap di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Kenapa pilihan harus Singal Bulungan dan Batik Bultiya?, menurutnya sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya yang sudah ada sejak jaman nenek moyang dahulu kala.

“Kalau bukan generasi sekarang siapa lagi yang harus melestarikan nya, ” ucap HM Nasir.

Artinya dengan tampil nya Singal dan Batik Bultiya di even nasional itu, sudah ada upaya untuk memperkenal kan nya kepada perwakilan dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia.

Pada kesempatan pertemuan dengan tokoh masyarakat Papua, HM Nasir juga memberikan cendramata berupa Singal dan Batik tersebut.

“Ini lah salah satu upaya untuk memperkenalkan ciri khas budaya Bulungan khususnya dan Kalimantan Utara pada umum nya ketingkat nasional, ” tutup HM Nasir. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!