Tanah Galian dan Minimnya Rambu Jalan Trans Kaltara Yang di Cutting Dikritisi Warga

TANJUNG SELOR – Tanah bekas galian pipa PDAM dan tak adanya rambu pada jalan trans Kaltara yang di cutting, dari arah KM 4 menuju KM 2, mulai menuai protes dari masyarakat pengguna jalan.

Menurut Juliansyah, yang setiap hari melewati ruas jalan itu mengatakan, bila pas melintas melewati tanah bekas galian atau ruas jalan yang cutting ia merasa was-was. Apalagi saat berselisih dengan kendaraan lain dari arah yang berlawanan.

“Kalau pas melintas pada bagian jalan yang saya maksud kan, laju kendaraan harus dikurangi, kalau tidak akibatnya bisa patal apabila pas berpapasan dengan kendaraan lain dari arah yang berlawanan, ” kata Juliansyah.

Karena itu ia berharap agar tanah timbunan bekas galian segera dipindahkan, maupun pada bagian jalan yang dicutting bisa diberi tanda atau rambu yang bisa dilihat dari kejauhan.

“Mengingat keselamatan para pengguna jalan itu jauh lebih penting, ” tutupnya. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!