Connect with us

Berita Nasional

Lomba Menembak di PON XX Papua di Mulai 5 Oktober 2021

Published

on

Wiyono Adie Sekjend Pengprov Perbakin Kaltara.

MIMIKA – Sesuai hasil tekhnikal meeting (TM) yang digelar untuk cabang olahraga menembak di PON XX Papua, Ahad 3/10/2021, jadwal pertandingan ditetapkan mulai tanggal 5 hingga 13 Oktber 2021.

Perihal itu disampaikan oleh Sekjend Perbakin Kaltara kepada contributor media ini, Anto, di Mimika beberapa waktu lalu.

Untuk tempat perlombaan, nantinya akan disampaikan pada kesempatan pertama kepada para atlet melalui manager maupun pelatihnya masing-masing.

Lantaran memakai senapan atau pistol yang berkaliber besar, maka para penonton juga tidak diperkenankan terlalu mendekat di lapangan tembak, dengan pertimbangan keamanan.

Khusus untuk atlet yang akan turun berlaga, maka wajib melaksanakan antigent yang berlaku 2×24 jam.

Khusus untuk manager dan pelatih akan dilakukan antigent serupa untuk 4 hari kedepan, dan untuk point 1 sd 4 wajib didampingi oleh tim medis nya masing-masing (Kaltara, red).

“Mohon doa untuk kelancaran lomba semoga dapat ekspektasi dengan Raihan prestasi terbaik, untuk kehormatan dan marwah Provinsi Kaltara di PON XX Papua 2021, “ tutup Wiyono Adie. *

Kontributor : Anto.

Editor            : Sahri.

Nasional

Presiden Jokowi Menerima Perwakilan Tokoh Adat, Penajam Paser Utara, 14 Maret 2022

Published

on

*Para Tokoh Adat Sampaikan Harapan Pengembangan SDM di Kalimantan*

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak termasuk tokoh adat dan agama setempat. Saat bertemu Presiden Joko Widodo di Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin, 14 Maret 2022, para tokoh adat mengutarakan harapannya agar pembangunan IKN tidak hanya mengenai infrastruktur, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Dalam proses pemindahan IKN kami berharap tidak hanya pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang dilakukan, tapi kami berharap agar diutamakan terlebih dahulu yaitu pembangunan SDM,” ujar Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Penajam Paser Utara Helena. Helena menambahkan, pemindahan IKN menjadi momentum penting untuk pembangunan SDM di Kalimantan. Oleh karena itu, Helena berharap pemerintah dapat membangun baik institusi pendidikan maupun balai pelatihan di sana.

Continue Reading

Nasional

Siapa Sosok Yang Pantas Jadi Kepala Otorita IKN ?

Published

on

Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA Anggota DPR RI, Dapil Kalimantan Utara..

– Berharap ada figur orang asli Kalimantan yang duduk di kepengurusan Otorita tersebut

JAKARTA – Siapa kelak Kepala Otorita Ibukota Negara di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, disarankan sebaiknya harus orang asli Kalimantan.

“Tetapi jika ditanya apakah perlu orang Kalimantan asli dalam kepengurusan itu, menurut saya harus, ” kata Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA (Dedy Sitorus) anggota Komisi VI DPR RI, dapil Kaltara kepada media ini melalui pesan WhatsAPP, Jumat, 28/1/2022.

Dengan begitu lanjutnya, Badan Otorita tersebut akan menjadi lebih peka terhadap kebutuhan, aspirasi dan nuansa kebudayaan Kalimantan serta komunikasi dengan masyarakat lebih mudah dilakukan.

Kendati demikian tambah Deddy, Keputusan tentang siapa kepala Otorita itu juga sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden. Terkait Siapa yang akan ditunjuk tentu akan melalui proses pendalaman terhadap berbagai aspek, terutama kompetensi, kredibilitas, rekam jejak, leadership, management, pengalaman mengelola organisasi yang kompleks dan penuh tekanan.

“Jadi kualitas pribadi baik skill maupun knowledge tentulah mutlak. Disamping itu tentu pula yang bersangkutan harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mampu membangun sinergi dengan semua stakeholder, ” imbuhnya.

Artinya untuk penentuan siapa yg menjadi ketua IKN tentu harus memperhatikan syarat-syarat mendasar itu, bukan melihat asal usulnya. Apakah harus orang Kalimantan Asli, tentu tidak, karena semua warga negara berhak mendapat penugasan itu. Apakah ada orang Kalimantan Asli yang mampu, menurut saya tentu saja ada tetapi itu tentu harus melalui proses yg sama dengan kandidat lainnya..

Menurut Deddy Sitorus lagi, ada banyak orang yang punya kompetensi untuk itu, sebut saja A Teras Narang (eks Gubernur Kalimantan Tengah) dan Kornelis (eks Gubernur Kalimantan Barat).
Figur ini tentunya layak dipertimbangkan. Atau misalnya sosok Marthin Billa yang dua periode jadi Bupati dan sekarang menjadi Anggota DPD RI dari Kalimantan Utara dan Presiden MADN

“Menurut saya figur Marthen Billa juga sangat layak untuk diperhitungkan, ” pungkas Deddy Sitorus. *

Reporter/Editor : Sahri

Continue Reading

Nasional

PUKAT Kritisi Eksekusi Lahan BPN di Surabaya

Published

on

By

SURABAYA – Warga Jawa Timur, Kamis 3 Desember 2021 dihebohkan dengan adanya eksekusi tanah seluas 7.000 m2 yang terletak di Jalan Tunjungan Nomor 80 Surabaya. Bukan sembarang tanah, karena di dalamnya terdapat instansi ATR/BPN (Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara) untuk pendaftaran surat tanah oleh ATR/BPN Surabaya.

Ketua Umum Pusat Kajian dan Advokasi Tanah (PUKAT), M. Mufti Mubarok juga menyoroti kejadian tersebut. Menurutnya terdapat beberapa hal yang perlu dilihat dari berbagai aspek: _Pertama_, dari aspek sejarah, Loka Pamitran sebagai pemilik aset awal merupakan termasuk organisasi yang dibubarkan karena berafiliasi dengan Organisasi Mason yang dibubarkan Pemerintah. _Kedua_, dari aspek legal standing, organisasi yang telah dibubarkan, tidak mungkin dapat dihidupkan kembali dengan nama atau identitas yang sama. _Ketiga_, dari aspek perolehan aset/tanah, pihak BPN seharusnya membuat argumentatif secara hukum serta kronologisnya.

Mufti menambahkan, “Kasus tanah dapat menimpa siapa saja. Termasuk institusi yang selama ini mengurusi pertanahan”. Oleh karenanya Mufti sangat menyayangkan atas peristiwa ini. “Saat ini Arek Suroboyo juga sedang dihadapkan dengan problematik Surat Ijo”, pungkasnya.

Perlu diketahui, saat ini Pemerintah dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo sedang melakukan distribusi reforma agraria yang sudah mencapai 4,3 juta hektare dari target 12 juta hektare. *

Sumber : SMSI.

Editor.   : Sahri.

Continue Reading

Trending