TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI), Provinsi Kalimantan Utara, Aslin L mengapresiasi stetmen Wakil Gubernur Kaltara Dr Yansen TP MSi, saat berkampanye sebagai Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 lalu.
“Saya yakin kalau gagasan pak Yansen kala itu diterapkan di Kalimantan Utara, dalam waktu dekat kerusakan jalan dibeberapa wilayah segera bisa teratasi, ” kata Aslin L, dikantornya dijalan poros trans Kaltara Kilo meter dua, Rabu 14/4/2021.
Karena secara langsung melibatkan perusahaan secara “keroyokan” membantu perbaikan jalan, merupakan solusi jitu ditengah keterbatasan anggaran pemerintah sekarang.
“Kalau masing-masing perusahaan wajib memperbaiki jalan rusak sepanjang 1 Km, bila ada 20 perusahaan maka ada 20 Km jalan rusak yang diperbaiki setiap tahun, ” kata Aslin.
Tentu saja diharapkan perbaikan yang dilaksanakan bukan asal-asalan, melainkan mengacu kepada sistem konstruksi yang baik, ” tambahnya.
Contoh perbaikan menggunakan aspal hotmiks atau konstruksi Rigid beton bertulang, khususnya pada bagian jalan yang lapisan bawah tanahnya agak lembek.
Menurut Aslin, disekitar ibukota Provinsi Kalimantan Utara ada beberapa ruas jalan yang rusak perlu mendapat perhatian dari pemerintah dan pihak swasta. Misalnya ruas jalan Tanjung Selor menuju desa Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur dan ruas jalan Tanjung Selor – Bayangkara – Long Peso.
“Kalau kerusakan ruas jalan ini hanya dibebankan kepada pemerintah, tentu agak lama, mengingat saat ini anggaran sebagian difokuskan untuk penanganan Covid – 19, ” imbuh Aslin L.
Untuk itu dengan melibatkan pihak swasta untuk membantu, merupakan solusi yang tepat. *
Reporter : Sahri.

