TANJUNG SELOR – Selain butuh permodalan, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berharap prodak home industri mereka bisa diterima disejumlah mini market dan swalayan yang ada.
Keinginan itu, terungkap saat berlangsung nya agenda Reses, Hj Ainun Faridah, anggota DPRD Provinsi Kaltara di Tanjung Selor beberapa waktu yang lalu.
“Acara reses saya juga didampingi oleh beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi, diantaranya kepala Disperindagkop UMKM, Hartono dan Kepala Dinas Perikanan, H Syahrulllah Mursalin MP, ” kata Hj Ainun Faridah, kepada media ini, kemarin.
Menurutnya, rata-rata pelaku usaha UMKM menginginkan ada bantuan permodalan dari pemerintah. Serta peluanh prodak mereka bisa dipasarkan disejumlah pusat penjualan barang yang ada di Tanjung Selor dan sekitarnya.
Memang lanjutnya, untuk prodak home industry ini terkendala masalah kemasan saja. Oleh sebab itu kedepan perlu ada pembinaan dan pelatihan kepada mereka bagaimana membuat kemasan yang baik dan mempunyai nilai dan ciri khas khusus.
Walau mereka pelaku usaha home industri ini sudah mengantongi ijin resmi dari BPOM dns sertifikasi halal. Namun masih terkendala dibidang model kemasan.
– Warga Tanjung Rumbia butuh alat Nelayan.
Sementara itu, di Kampung Tanjung Rumbia, Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, Hj Ainun Faridah mengaku, sempat menyerap aspirasi yang disampaikan oleh para nelayan.
“Reses di Tanjung Rumbia saya didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan serta tiga orang Kabid nya, ” ujar Hj Ainun Faridah.
Selain membutuhkan pembinaan dari pemerintah, para nelayan ini juga berharap ada bantuan armada dan alat tangkap.
“Semua aspirasi kita tampung nantinya akan dimasuk kan dalam pokok-pokok pikiran dewan, guna disampaikan kepada pemerintah melalui OPD yang membidangi, ” tutur Hj Ainun Faridah. *
Reporter : Sahri.










