TANJUNG SELOR – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan. Utara, Ihin Surang, meminta kepada pemerintah agar Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang dan orang anggaran nya bisa di tingkat kan, supaya kesejahteraan warga di Perbatasan Kaltara bisa terjamin dengan baik.
Selain itu, ia juga mendesak kepada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UMKM selaku OPD tekhnis untuk mengevaluasi kembali daerah sasaran program tersebut.
“Artinya tidak semua daerah perbatasan itu sulit, ada daerah tertentu akses nya lancar, baik laut, sungai maupun udara, nah daerah yang dianggap sulit ini lah yang harus menjadi prioritas program SOA dan barang, ” ujar Ihin Surang.
Misalnya wilayah prioritas dimaksud, seperti daerah Apo Kayan yang meliputi 5 kecamatan di Kabupaten Malinau. Yang hanya sedikit mudah untuk dijangkau hanya melalui jalur udara.
“Salah satu nya daerah Long Sule di Kabupaten Malinau, sudah sulit akses, tak ada lagi SOA barang kewilayah itu, ” ujar Ihin Surang lagi.
Hal ini lah yang menjadi pemikiran mendasar, kenapa sistem besaran anggaran SOA barang dan orang wilayah perbatasan perlu ditambah dan dievaluasi kembali.
Melihat semangat penganggaran SOA dari pemerintah lanjutnya, baik melalui APBD maupun APBN tujuan nya adalah untuk masyarakat diwilayah perbatasan yang terpencil dan kesulitan akses jauh dari perkotaan. Dasar pemikiran itu lah DPRD Kaltara meminta kepada pemerintah untuk memperioritaskan anggaran untuk SOA orang dan barang tersebut.
“Saya yakin Gubernur dan Wakil Gubernur sangat jeli memperhatikan hal itu, sekaligus memberi harapan untuk membangun masyarakat Kaltara secara adil dan merata, ” tutup Ihin Surang. *
Reporter : Sahri.










