BERAU – Komisi IV DPRD Kaltara melakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Berau dalam rangka koordinasi terkait penanganan covid-19.
Kunjungan kerja komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara terdiri dari Ahmad Djufrie, H M Saleh P khar, Ruslan dan didampingi sekretaris dewan DPRD provinsi Kalimantan Utara H Mohammad Pandi SH MAP, ke Dinas Kesehatan Kabupaten Berau serta disambut dengan hangat oleh kepala Dinas Kesehatan, Iswahyudin yang didampingi oleh sekretarisnya ibu Halijah di ruang rapat kepala dinas kesehatan, pada hari Kamis (21/01).
Dalam pertemuan tersebut ketua komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ahmad Djufrie sekaligus sebagai ketua rombongan menanyakan perihal terkait dengan status zona merah, dan bagaimana strategi Berau dengan pelayanan yang sangat baik dan mengedukasi terhadap masyarakat.
Kepala dinas kesehatan Iswahyudin menjelaskan “Pada dasarnya setiap bencana kembali lagi ke individu masing-masing, bagaimana menjaga daya tahan tubuh kita agar selalu bugar sehingga imun dalam tubuh kita mampu menjaga dan melindungi kita dari penyakit yang intinya tetap harus kedepankan protokol kesehatan agar virus Covid -19 dapat dibendung atau memotong rantai penyebaran nya.
Dalam penanganan covid 19 Kabupaten Berau juga membentuk Tim Terpadu yang diketuai oleh sekretaris daerah kabupaten Berau, BPBD sebagai sekretaris dalam tim tersebut dan Dinkes sebagai anggota dalam pembinaan dan pelayanannya. Apabila Ada kasus kami akan kontak ke tim terpadu dalam pelayanan Tim kami akan menjemput dan melakukan penagana secara khusus dan sesui dengan SOP pasien yang terjangkit virus Corona (covid-19).
“Terimakasih kami ucapakan kepada anggota DPRD provinsi Kalimantan Utara yang sudah mau berkujung ke kantor kami, ini merupakan hal yang sangat positif dalam membangun hubungan yang lebih baik lagi kedepannya”. tutup Kadis Dinkes.
Ketua Komisi IV Ahmad Djufrie menyampaikan, bahwa tadi sudah di lakukan pertemuan bersama kepala dinas kesehatan kab. Berau untuk menggali informasi masalah virus covid-19 ini yang semakin meningkat dan sangat rawan terhadap masyarakat kita, sehingga kita terus belajar langkah – langkah apa yang harus kita tempuh dalam mengantisipasi penyebaran virus covid-19 ini khususnya di kalimantan utara.
“kita sdh mendapat masukan penanganan covid-19 ini pada intinya kita tetap harus kedepankan protokol kesehatan agar virus corona -19 dapat dibendung atau memotong rantai penyebarannya”. Ujarnya.
Disisi lain sekarang ini pemerintah kalimantan utara juga sudah menyiapkan vaksin covid-19 untuk warga, hanya saja belum tahu kapan akan dilakukan pemberian vaksin kepada masyarakat, nah ini merupakan hal yang sangat positif dan harus didukung, semoga pemberian vaksin ini kepada masyarakat dapat dilakukan secepat mungkin dilaksanakan sehingga adanya vaksin ini rantai penyebaran virus covid-19 ini bisa kita putus. *
Editor : Sahri.
Sumber : Humas.










