TARAKAN – Tugas berat para kepala daerah dan wakil kepala daerah se Kalimantan Utara terpilih, merupakan atensi yang harus segera diselesaikan, khususnya untuk segera memperbaiki kerusakan jalan raya yang akhir-akhir ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat.
Contohnya kerusakan jalan Aki Balak, kota Tarakan, atau persis didepan markas Batalyon 613 Raja Alam.
Kerusakan jalan ini cukup lumayan parah, bila musim panas berdebu dan bila musim hujan seakan mirip lautan dengan kubangan air yang debitnya cukup banyak.
Terkait kerusakan itu, masyarakat pengguna jalan sangat berharap segera dilakukan perbaikan. Apa lagi ruas jalan ini merupakan akses vital warga dengan berbagai kepentingan nya.
Menurut keterangan warga, kerusakan jalan Aki Balak sudah lama. Namun sepertinya belum ada upaya maksimal untuk melakukan perbaikan, sehingga keluhan masyarakat terus disuarakan melalui media sosial.
Tidak hanya kerusakan jalan, pada bagian tertentu jalan Aki Balak juga butuh pelebaran, bahkan ada bagian yang harus ditinggikan. Lantaran bila musim hujan jalan tersebut digenangi air.
“Bayangkan hanya dua jam saja hujan kita sudah tak bisa lewat, ” ujarnya.
Selain di Tarakan, di Kabupaten Bulungan juga muncul keluhan serupa. Warga yang bermukim di kecamatan Tanjung Palas Barat, Peso, Peso Hilir berharap kerusakan jalan Tanjung Selor – Peso segera diperbaiki, demikian pula ruas jalan Tanjung Palas – Salimbatu dan ruas jalan Tanjung Selor Tanah Kuning.
Termasuk kerusakan jalan dalam kota Tanjung Selor juga sangat mendesak untuk diperhatikan. Mengingat sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara Tanjung Selor selalu menjadi pusat kunjungan orang dari berbagai daerah di Indonesia.
Untuk mengatasi banjir, sepertinya sistem drainase kota Tanjung Selor juga perlu kajian secara komprehensif, agar genangan air saat musim hujan tak terulang kembali dimasa-masa yang akan datang. ***
Reporter : Sahri.












