TANJUNG SELOR – Disaat senggang Kosmas Kajan, selalu menyempatkan waktu mengunjungi masyarakat, baik masyarakat petani, nelayan maupun para pedagang kecil yang biasanya menjajakan jualan nya dipasar-pasar tradisonal.
Eits nanti dulu, pasar tradisional dimaksud bukan nya pasar mentereng yang dibangun oleh pemerintah, melainkan sebuah pasar yang dibangun dadakan oleh kelompok masyarakat alakadarnya.
“Anak Pasar” harus hobby ke Pasar, ” kata Kosmas Kajan menjawab pertanyaan media ini.

Menurutnya, Pasar tradisional selain merupakan pusat belanja kebutuhan sehari-hari, sebenarnya bisa juga jadi wisata yang cukup menyenangkan hati dan menyejukan pikiran, lantaran bisa bergaul langsung merasakan kerasnya kehidupan masyarakat arus bawah.
“kalau kita mau jujur Pasar Tradisional adalah “Nafas Perekonomian” Bangsa. Sebab di Pasar terjadilah proses interaksi jual beli antar pedagang dan konsumen, ” ujarnya.
Tanpa Pasar lanjutnya, maka Produsen & Konsumen akan “macet”. Terima Kasih Para Pedagang Pasar, ” ucap Kosmas Kajan menyalami para pedagang sebelum melanjutkan kegiatan lain nya.
Reporter : Sahri.

