TANJUNG SELOR – Perubahan alam terus terjadi dengan cepat, terutama di wilayah pesisir, sehingga secara langsung mempengaruhi kehidupan biota diperairan pesisir tersebut, yang dulunya tangkapan ikan maupun udang dari para nelayan selalu berlimpah tapi sekarang pendapatan mereka dari waktu kewaktu terus menyusut.
Menyikapi hal itu, H Ilhamsyah, anggota DPRD Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, mengajak para nelayan pesisir untuk sambil berkebun disela-sela istirahat melaut
“Saya mengajak untuk seluruh nelayan yang ada di pesisir pantai kabupaten Bulungan untuk membuka lahan perkebunan, disela-sela Istirahat melaut, ” kata H Ilhamsyah anggota DPRD Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, sberbincang dengan media ini, beberapa waktu yang lalu.
Dimana lahan dimaksud merupakan lahan tidur yang dulunya tak berfungsi, apabila digarap dan ditanam dengan tumbuhan yang menghasilkan seperti sawit dan lain sebagainya maka akan dapat menambah penghasilan keluarga.
“Seandainya lahan tidur itu digarap dan ditanam kelapa sawit minimal 2 hektar perorang, maka hasilnya cukup lumayan bila sudah bisa dipanen, penen nya juga bisa dilakukan secara terus menerus, “tegas H Ilhamsyah.
Apalagi saat ini kehadiran pabrik Crude Palm Oil (CPO) di Bulungan terus bertambah. Otomatis perusahaan yang membutuhkan Tandan Buah Segar (TBS) sawit juga cukup banyak.
Dari segi penghasilan petani sawit juga sudah terbukti berhasil baik. Dengan panen yang dilakukan secara kontinyu, para petani ini juga sudah memiliki penghasilan tetap.
“Marilah mulai sekarang kita memanfaat lahan yang selama ini terbiarkan untuk bercocok tanam, ” ajak Ilhamsyah. * jk/kjs.










