– Berharap ada kajian dan evaluasi kuota jatah solar dan jumlah SPBU, bila masih kurang harus segera ada penambahan.
TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, mengaku prihatin dengan “mengular nya” Truk hampir di semua SPBU yang ada di Kota Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara.
“Pemandangan “mengularnya” truk-truk ini hampir setiap hari terjadi di SPBU, ” ujar Datu Buyung Perkasa, kepada media ini melalui telpon WhatsAPP nya, Sabtu 17/9/2022.
Apakah karena stok solar yang terbatas atau jumlah jatah untuk Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yang sedikit sekali. Ini mau tidak mau harus menjadi perhatian kita semua, bagaimana truk tersebut tak lagi antre sampai panjang, bahkan kalau diukur bisa hampir setengah kilometer.
Lebih lanjut Datu Buyung juga berharap agar setiap SPBU tersebut dijaga ketat. Bila perlu oleh instansi gabungan.
“Saya perhatikan penjagaan dan pemantauan hanya sementara saja, bukan secara kontinyu setiap hari hingga SPBU dipastikan stop menjual BBM nya, ” ujarnya.
Yang sangat menyedihkan lanjutnya, untuk mendapat kan solar ada kendaraan yang rela nginap di sekitar SPBU hingga dua hari. Persoalan ini lah yang harus dikaji agar ada solusi yang baik.
“Kalau memang penyebab nya karena kuota jatah solar dan SPBU yang masih kurang ya harus diusulkan untuk ditambah, ” kata Datu Buyung Perkasa. * jk.












