TANJUNG SELOR – Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) salah satu program Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Republik Indonesia, yang digelar di Ibukota Provinsi Kalimantan Utara (Tanjung Selor, Red) diikuti oleh Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN) Tanjung Palas Tengah (Salimbatu, red).

Selain SMAN 1 Salimbatu, ada 7 Sekolah SMAN lain nya yang tampil disana, acara tersebut digelar dihalaman SMAN 1 Tanjung Selor, kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Senin, 25/10/2021.
Secara terpisah, Mentari S Pd, guru yang mendampingi siswanya, atas nama Syamsir S Ag, Kepala Sekolah SMAN 1 Salimbatu, menjelaskan, selain sekolah mereka ada 8 sekolah lain nya yang tampil membawakan seni mereka. “Kegiatan ini di Kabupaten kota lain juga ada, ” ujarnya.
Untuk SMAN 1 Salimbatu menampilkan tarian Suku Tidung, salah satu etnis asli yang mendiami Bumi Kalimantan Utara secara turun temurun.
*Tarian yang kita tampilkan adalah “Tari Iluk Bujang Semandak Nyagow” , ” tegasnya.
Sementara itu, Hasanuddin SE, sang Koreografer tari menjelaskan, tarian karyanya yang diberi nama Tari Iluk Bujang Semandak Nyagow atau tarian gadis mengambil air tersebut merupakan salah.satu tradisi pada jaman dahulu dimana masyarakat suku Tidung itu mengambil air konsumsi dan lain nya menggunakan tempat khusus menampung yang diangkut dari sungai kepenampungan air seperti tempayan atau disebur oleh suku Tidung kala itu dengan nama kibut.
“Dimana proses pengambilan air tersebut di sungai Kayan menggunakan sampan atau perahu dayung, ” katanya.
Untuk kegiatan itu saat ini sudah tidak lagi dilakukan, seiring dengan kemajuan jaman yang serba memiliki fasiltas.
Melalui tarian ini lah kita memflashback kembali. Bagaimana tradisi atau tatacara suku Tidung hidup pada jaman dahulu tersebut.
“Nah melalui tarian ini lah saya persembahkan untuk kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah atau GSMS yang bertepatan dengan HUT Provinsi Kalimantan Utara,, ” ungkap Hasanuddin.
Harapan lainnya, semoga seluruh seniman yang ada di Kalitara bisa terus berkarya, memberikan kontribusi kepada pemerintah dibidang seni dan budaya khususnya.
“Kedepan sebaiknya seluruh potensi seni dan budaya lokal bisa ditampilkan dalam setiap kesempatan, ” tutupnya. *
Reporter : Sahri.












