Pemerintah Diminta Segera Menata Pembangunan Kota Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, Drs Datu Buyung Perkasa, M Pd, meminta pemerintah serius membangun dan menata kota Tanjung Selor sebagai ibu kota, tidak hanya melulu berkutat pada persoalan seremonial saja.

“Seharus nya menginjak usia 7 tahun lebih, Tanjung Selor sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Utara, sudah tak ada lagi jalan raya yang berlubang dan rusak, dan drainase yang mampet sehingga saat musim hujan airnya meluap sampai kejalan raya, ” tegas Datu Buyung Perkasa kepada media ini melalui pesan WhatsAPP, Jumat malam, 2/4/2021.

Minimal lanjutnya, sudah bisa dilihat bangunan-bangunan yang mentereng. “Saya perhatikan saat ini hanya terlihat beberapa bangunan saja, yang belum bisa kita kategorikan wah untuk sebuah ibukota atau pusat pemerintahan, ” ujarnya.

Untuk membangun Tanjung Selor, lanjutnya, harus ada sinergi antara Pemprov dan Pemkab. Jangan ada istilah ini kewenangan si A dan ini kewenangan si B, tapi muaranya harus sama yaitu menata Tanjung Selor sebagai ibukota.

“Tidak hanya jalan simpang yang ada mengalami keruskan, lihat saja dijalan Selimau, jalan yang ada dibelakang pasar induk, pada rusak bahkan ada yang belum diaspal sama sekali, ” tandas Datu Buyung.

Semoga saja satu atau dua tahun kedepan wajah kota Tanjung Selor bisa berubah, bisa terang benderang pada malam hari, Jalan yang rusak dipermulus dan drainase yang mampet bisa mengalir normal saat musim hujan tiba. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!