Connect with us

Berita Kaltim

Isran didaulat Jadi Ketua Kontingen PON XXI Kaltim

Published

on

Ketua KONI Rusdiansyah Aras mendampingi Isran Noor sebagai ketua kontingen.

Catatan Rizal Effendi

DI TENGAH kesibukan urusan Pilgub, Isran Noor hari Minggu (7/7) kemarin singgah ke Lapangan Tembak, Manggar, Balikpapan Timur. Dia menemui sejumlah atlet PON Kaltim di antaranya dari cabang menembak, bowling, dan aeromodelling.

“Mohon maaf sedikit terlambat, soalnya banyak undangan perkawinan, orang beradu…he..he,” katanya setengah bercanda. Dia disambut langsung oleh Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras dan sejumlah pengurus lainnya termasuk Humas Kontingen Zulkarnain.

Asal tahu aja, Isran didaulat menjadi Ketua Kontingen PON XXI Kaltim. Sesuatu yang Istimewa bagi atlet. Belum pernah ada seorang mantan gubernur langsung memimpin kontingen. Apalagi Isran sendiri sibuk urusan Pilgub.

Tapi demi mendukung semangat atlet, Isran Ikhlas menjadi ketua kontingen. PON XXI 2024 digelar di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Dijadwalkan berlangsung selama 12 hari sejak 8 September sampai 20 September 2024.

Pada tanggal pelaksanaan PON itu, jadwal Pilgub Kaltim memasuki tahap pendaftaran dan penelitian syarat calon. Dua hari setelah PON ditutup, KPU mengumumkan secara resmi pasangan calon yang boleh mengikuti Pilgub Kaltim 2024.

Rusdi mengaku terharu Isran mau memimpin langsung kontingen PON Kaltim. “Kita doakan beliau selalu sehat dan terus menjadi pemimpin yang membela dan mendukung kepentingan masyarakat termasuk atlet,” katanya.

Kontingen PON Kaltim berkekuatan 828 orang. Cukup besar. Lebih 3 atau 4 pesawat untuk menerbangkan mereka ke Aceh dan Medan. Terdiri dari 659 atlet dari 59 cabor, 145 pelatih dan 15 ofisial teknik.
Tiga cabor yang dikunjungi Isran, atletnya kebanyakan dari Balikpapan. Kebetulan fasilitas lapangannya juga berada di Balikpapan. Jadi pas saja kalau pelaksanaan pemusatan latihan daerah (Pelatda) berlangsung di kota ini.

Lapangan tembak di Manggar adalah lapangan tembak yang digunakan pada PON XVII Tahun 2008, ketika Kaltim menjadi tuan rumah. Mulanya diserahkan Pemprov Kaltim ke Pemkot Balikpapan. Tapi belakangan pengelolaannya diserahkan Ke Kodam VI/Mulawarman sampai sekarang.

Perbakin Kaltim yang diketuai pengusaha Roy Nirwan menyiapkan 10 atlet, 2 pelatih dan 1 oftek pada PON 2024 ini. Hasil babak kualifikasi PON XXI 2023, atlet Perbakin Kaltim mampu menyabet 3 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu. “Insyaallah cabang menembak bisa menyumbang medali emas minimal sesuai target,” kata Roy diwakili Ilman.

Atlet bowling Kaltim yang terjun ke PON XXI sebanyak 11 atlet didampingi 2 pelatih. Hasil Pra PON, mereka menyabet 4 medali perunggu. Selama ini mereka menjalani latihan di lapangan Balikpapan Super Bowling di kompleks pertokoan Balikpapan Super Block (BSB).

Ketua Umum Pengprov Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Kaltim Rusman Ya’qub menargetkan 2 emas dari atletnya. Pada PON XX Jabar, bowling menyumbang 1 emas dan 1 perunggu.

Sementara cabang aeromodelling, menurunkan 2 atlet dengan pendamping 1 pelatih. Targetnya minimal 1 perak. Dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kaltim, mereka bertekad dan berjuang mempersembahkan 1 medali emas.

Menurut Rusdiansyah, KONI Kaltim memasang target untuk ke-3 cabor itu, rata-rata 1 medali emas. “Kalau lebih, tentu kita bersyukur dan luar biasa,” ucapnya.

NAIK KE 4 BESAR

Kepada Isran Noor, Rusdi melaporkan perkembangan atlet PON Kaltim selama mengikuti Pelatda saat ini. Hasil test fisiknya sudah mencapai kisaran 72 persen. “Mudah-mudahan pada saatnya nanti mencapai 100 persen, sehingga benar-benar siap berlaga di arena PON XXI,” jelasnya.

Mantan wartawan dan pimpinan Kaltim Post ini mengungkapkan, hasil babak kualifikasi PON tahun lalu, Kaltim meraih posisi keempat dengan perolehan 88 medali emas, 70 perak dan 90 perunggu.

Pada PON 2008, 2012, dan 2016, Kaltim selalu menempati peringkat lima besar di bawah tim-tim terkuat dari Jawa, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Tapi pada PON XX Papua tahun 2021, prestasi Kaltim turun ke peringkat 6 di bawah Provinsi Bali.

Rusdiansyah optimis Kaltim kembali ke posisi 5 besar pada PON XXI nanti. “Kalau saya lihat persiapan para atlet sekarang, InsyaAllah Kaltim malah bisa mencapai 4 besar,” kata Isran penuh semangat di depan para atlet, kemarin.

Pada Rakerprov KONI Kaltim bulan September 2023, Isran yang saat itu masih sebagai gubernur Kaltim optimistis atlet dan KONI Kaltim mampu mengembalikan kejayaan Benua Etam di bidang olahraga. “Insyaallah kita bisa kembali berjaya,” tandasnya.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik memberikan dukungan kepada atlet PON XXI Kaltim. Dia berharap Kaltim mampu menunjukkan kekuatan baru dari provinsi, yang menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN). Dia juga mendukung bonus untuk atlet yang meraih medali lebih ditingkatkan.

KONI Kaltim mengusulkan nilai Rp300 juta untuk atlet peraih medali emas PON XXI. Angkanya lebih tinggi daripada PON sebelumnya. Bonus pada PON ke-19 di Jawa Barat tahun 2016 nilai bonusnya Rp200 juta. Lalu pada PON XX di Papua naik menjadi Rp250 juta.

Di sela meninjau kesiapan atlet PON Kaltim, Isran Noor sempat memberikan bantuan sembako kepada 100 warga sekitar Lapangan Tembak Manggar. “Biar mereka ikut mendoakan kepada atlet-atlet kita yang akan bertanding membawa nama baik daerah,” katanya. Hal yang sama juga dilakukan kepada warga di Tanjung Batu, Berau, tempat berlangsungnya Pelatda atlet cabor layar.

Warga sendiri mengaku senang mendapat perhatian dari KONI Kaltim dan Isran Noor. “Semoga atlet Kaltim menang, termasuk Pak Isran juga menang,” kata seseorang di antara mereka, lalu beramai-ramai menyerbu Isran minta foto bersama.(*)

Kaltim

Kejati Kaltim Gelar Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Published

on

Inspektur upacara Hari Bhakti Adhyaksa Kepala Kejati Kaltim Iman Wijaya.

SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim menggelar Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 Tahun 2024 dengan tema “Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas” di halaman Kantor Kejati Kaltim Jalan Bung Tomo Samarinda Seberang, Senin, 22 Juli 2024.

Bertindak selaku inspektur upacara Kepala Kejati Kaltim Iman Wijaya dan diikuti Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah KaltimNia Iman Wijaya, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Victor Antonius Saragih Sidabutar, para Asisten, Kabag TU, para Koordinator dan seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur serta para anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Kalimantan Timur dan Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda Firmansyah Subhan beserta jajaran Kejaksaan Negeri Samarinda.

Kepala Kejaksaan Tinggi membacakan amanat dari Jaksa Agung RI ST Burhanuddin yang menyampaikan 7 perintah harian untuk dihayati dan dilaksanakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas kepada seluruh jajaran Kejaksaan.

Disebutkan, lima tahun perjalanan Kejaksaan belakangan ini, telah melukiskan grafik eksponensial menanjak yang menunjukkan tren sangat positif. “Dalam kurun 5 tahun belakangan ini pula Kejaksaan mampu mencetak sejarah dengan menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya oleh publik,” ujarnya.

Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh Insan Adhyaksa dalam setiap pelaksanaan tugas dan wewenangnya. Tidak pernah ada sesuatu prestasi atau keberhasilan yang dicapai tanpa perjuangan dan tantangan.

“Segala capaian kinerja dan prestasi yang telah diraih berhasil membawa Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh Masyarakat,” katanya.

Jaksa Agung pun berpesan dan mengingatkan bahwa tanggal 27 November mendatang, perhelatan Pilkada Serentak akan dilaksanakan, sehingga diperlukan kesiapan dan peran serta jajaran Kejaksaan dalam Sentra Gakkumdu, Hal yang paling disoroti adalah terkait netralitas jajaran Kejaksaan.

“Saya tegaskan, tidak ada ruang politik praktis bagi kita. Netralitas Adhyaksa adalah Harga Mati,” tegas ST. Burhanuddin.(jb/he/jk)

Continue Reading

Kaltim

Pendidikan Gratis? Tapi Wali Murid Dibebankan Beli Buku

Published

on

Kedisdikbud kota Samarinda, Asli Nuryadin (foto: Jalia/Jurnalborneo.com)

SAMARINDA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Asli Nuryadin, memberikan penjelasan terkait konsep pendidikan gratis di sekolah negeri. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim yang digelar di Kantor Disdikbud Samarinda, Jalan Biola, pada Senin (22/7/2024).

Ia menjelaskan, konsep pendidikan gratis seharusnya terfokus pada buku-buku wajib yang disediakan melalui anggaran Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS). Buku wajib yang dimaksud adalah buku paket yang telah ditentukan sesuai dengan kebutuhan kurikulum. Buku ini disediakan secara gratis kepada siswa-siswa di sekolah negeri untuk mendukung proses pembelajaran.

Dirinya juga menekankan perbedaan antara buku wajib dan buku suplemen. Buku suplemen merupakan buku pendukung atau referensi tambahan yang tidak diwajibkan.

“Dalam hal ini, siswa atau orang tua diberi kebebasan untuk membeli atau tidak membeli sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Namun, sekolah dilarang memaksakan pembelian buku suplemen tersebut,” ujarnya.

Ia menyebut, pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah dengan orang tua siswa terkait hal ini. Jika ditemukan sekolah yang memaksakan pembelian buku atau melanggar kebijakan tersebut, pihaknya akan memberikan teguran dan edukasi bahkan pencabutan jabatan kepada sekolah terkait jika memang sudah melanggar aturan.

Dalam hal ini, ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan literasi dan pendidikan di Kota Samarinda, agar masalah seperti ini tidak terulang dan menghambat proses belajar-mengajar di sekolah.

Menanggapi penjelasan dari Disdikbud kota Samarinda, Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, menyatakan pentingnya keterbukaan definisi pendidikan gratis untuk mengurangi beban biaya pendidikan bagi keluarga.

“Kita perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan ‘gratis’. Apakah semua aspek pendidikan, mulai dari buku-buku pelajaran, seragam, hingga perlengkapan sekolah, benar-benar tersedia tanpa biaya tambahan bagi orang tua atau tidak,” ujar Rina.

Rina juga menyoroti tantangan ekonomi yang dihadapi beberapa orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

Menurutnya, situasi tersebut memang memerlukan solusi yang lebih bijaksana, yaitu mencari cara agar pendidikan benar-benar bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkendala oleh biaya tambahan yang tidak seharusnya.(jb/jalia/jk)

Continue Reading

Kaltim

Dewan Kehormatan Provinsi PWI Kaltim Tolak Dilantik Hendry Ch Bangun

Published

on

Intoniswan, Ketua DKP PWI Kaltim terpilih.

SAMARINDA – Prosesi pelantikan/pengukuhan pengurus PWI Kaltim termasuk Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, IKWI (Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia) direncanakan dilaksanakan Jumat 26 Juli 2024 di Samarinda.

Undangan sudah dikirimkan ke pengurus PWI Pusat dan ada pemberitahuan Hendry Ch Bangun yang datang. Menyikapi hal tersebut Dewan Kehormatan Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Timur (DKP PWI Kaltim) menyatakan menolak dilantik oleh Hendry Ch Bangun.

Tiga pengurus DKP Kaltim, Intoniswan (Ketua), Charles Siahaan (Sekretaris) dan Rusdiansyah Aras (Anggota) menolak dilantik/dikukuhkan Hendry Ch Bangun, karena Hendry Ch Bangun sudah kehilangan legitimasi sebagai Ketua Umum PWI Pusat.

“Hendry Ch Bangun tidak lagi punya legitimasi, sebab tidak mematuhi keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat dan tidak punya niat baik menyelesaikan permasalahan yang ditimbulkan pengurus harian PWI Pusat sejak Bulan Maret 2024.” tulis Charles melalui Press realease DKP Kaltim yang dikirim lewat WhatsApp.

Sementara itu Ketua DKP PWI Kaltim Intoniswan menyatakan, Secara hirarki pelantikan dewan kehormatan provinsi dilakukan oleh dewan kehormatan PWI pusat. “Dewan kehormatan provinsi meminta kepada pengurus PWI Kaltim yang sekarang dipimpin Abdurrahman Amin, tidak dilantik atau dikukuhan oleh Hendry Ch Bangun. Kami merekomendasikan pengurus PWI Provinsi, dilantik oleh unsur ketua di PWI Pusat yang tidak terlibat konflik dengan DK PWI Pusat,” ujar Intoniswan.

Dewan Kehormatan Provinsi PWI Kaltim prihatin dengan konflik yang terjadi di tingkat pusat yang tak kunjung selesai.

DK PWI Kaltim mendukung penuh keputusan yang telah dan akan ditempuh oleh Dewan Kehormatan Pusat yang diketuai Sasongko Tedjo bersama anggota lain Zutfiani Lubis, Nurcholis MA Basyari, Asro Kamal Rokan, Diapari Sibatangkayu, Akhmad Munir, Helmi Burman dan Faturrahman.

DK di Kaltim ingin konflik di PWI Pusat cepat diselesaikan sehingga tidak sampai menimbulkan perpecahan hingga ke pengurus PWI Provinsi/Kabupaten/Kota, bahkan ke akar rumput, atau anggota.(*/mn/jk)

Continue Reading

Trending