Olahraga Pentanque Mulai Memasyarakat di Kaltara

– Pelatih tingkat nasional melatih calon Pelatih olahraga Pentanque Kalimantan Utara di Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Olahraga Pentanque, berasal dari negara Francis, masuk ke Indonesia awal tahun 2012 silam, kini olahraga tersebut sudah merambah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.

Untuk memasyarakatkan olahraga itu, Kalimantan Utara mendatangkan pelatih khusus, Prof Dr Ramdan Pelana, S. or, M, Or. Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta untuk melatih para pelatih di Kalatra.

Ramlan juga sangat berpengalaman malang melintang di olahraga Pentanque yang tergabung dalam organisasi FOPI.

Menilik olahraga yang masih awam dimain kan di Kalimantan Utara itu, sudah mulai dimainkan pada abad ke 9 SM, dimana penemuan alat permainan Boules pada sebuah makam Mesir purba yang berumur 7000 SM.

Jenis permainan ini, pada abad pertengahan sudah dimainkan hampir diseluruh benua Eropa.

Untuk alat permainan, terdiri dari bola bosi (Boules), dengan bahan metal, berdiameter min 7,05 cm – maksimum 8 cm, berat bola berkisar 650 gram – maksimum 800 gram.

Boka target (Jack) terbuat dari bahan kayu berdiameter 30 cm, dan meteran pengukur untuk jarak 1 M, 5 M dan 10 M.

Pentanque sudah lama terbentuk di Kalimantan Utara dan Kabupaten Bulungan. Itu lah yang menjadi alasan mendasar untuk mendatang kan pelatih khusus untuk melatih para calon pelatih Pentanque tersebut.

Acara pelatihan dilangsungkan, Minggu Malam, dilaksanakan di Cafe Mokkaya di jalan Skip 1 Tanjung Selor.

Selanjutnya, besok, Senin, 27/12/2021 dihalaman Mapolres Bulungan, rencananya akan digelar latihan praktek permainan. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!